KAJIAN LIVING AL-QUR’AN PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENGETAHUAN (Studi Kasus Di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo)
Keywords:
living Qur’an, Do’a, Pondok GontorAbstract
Pada penelitian ini menggunakan Analisis teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim, yang mencakup pada tiga aspek makna yakni Makna objektif, makna ekspresif dan makna dokumenter. penelitian ini menghasilkan beberapa makna di antaranya, Makna Objektif, yang mana semua santri meyakini bahwa tradisi yang mereka lakukan adalah sebuah aturan yang harus ditaati dan sudah dilakukan dari pada pendahulu mereka, Makna Ekspresi, mereka meyakini fadhilah dengan Membaca Ayat Kursi, Surat Al-Ikhlas, An-Naas Dan Al-Falaq ketika akan tidur di percaya dapat menjaga diri mereka dari gangguan hal-hal buruk selama tidur, Makna Dokumenter, mereka tidak menyadari makna yang tersirat atau tersebutnyi di dalam tradisi tersebut, sehingga aktor atau pelaku tindakan tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan suatu ekspresi yang menunjukan kepada kebudayaan pelestarian al-Quran dalam lingkup pesantren.
References
HR.Bukhori no.5017.
HR.Bukhori no.3275.
Parwanto,Wendi. ‚Kajian Living Al-Hadits Atas Tradisi Shalat Berjama’ah
Mahgrib-Isya` Di Rumah Duka 7 Hari Di Dusun Nuguk, Melawi,
Kalimantan Barat Al-Hikmah‛ Jurnal Dakwah, Vol. 12, No. 1, 2018.
Nuruddin, Nuruddin. "Agama dan Budaya Milineal: Tantangan dan Peluang
Prodi Sosiologi Agama di Era Revolusi Industri 4.0." SANGKéP:
Jurnal Kajian Sosial Keagamaan 1.2 (2018): 121-131.
Tasbih, ‚Urgensi Pemahaman Kontekstual Hadits‛ Jurnal Al-Ulm, Vol.16,
No. 1, 2016.
Wawancara dengan Al-Ustadz Miftah Hamdani pada Senin, 20 Mei 2019
via chatting dan telepon.
Wawancara dengan Al-Ustadz Romi Gerhard Minggu, 19 Mei 2019 pukul
13.29 via telepon dan chatting.
Wawancara dengan Iltimas Tsubutul Aqdam Alumni Pondok Gontor dan
Mahasiswa Unida Darussalam Gontor pada senin 20 mei 2019 pukul
14.10 via telpon dan chatting.
Wawancara dengan Ust.Zidni Athoilah Gerhard Minggu, 19 Mei 2019 pukul
14.30 via telepon dan chatting.




