REVOLUSI MENTAL ALA NABI KHIDIR TERHADAP NABI MUSA (Telaah Qur’an Surah Al-Kahfi Ayat 60-82)
Keywords:
Indonesia, Revolusi Mental, al-Qur'anAbstract
Indonesia kini sedang dilanda krisis multi dimensi mulai dari ekonomi, moral, sampai krisis kepercayaan diri. Indonesia melakukan filter yang dapat membentengi bangsanya bahkan menjadi ladang empuk bagi penebar virus moral, termasuk narkoba, pornografi, dan media yang bebas nilai. Sehingga Presiden Joko Widodo mencetuskan sebuah istilah Revolusi mental pada tahun 2014. Revolusi mental sebagai gerakan perubahan yang bersangkutan dengan batin, sikap, dan watak yang terjadi pada diri manusia. revolusi mental ini bertujuan untuk merubah sikap dan watak manusia. Oleh karena itu kesempurnaan petunjuk Al-Qur’an ini menjadi acuan untuk dijadikan sebagai solusi dalam setiap dinamika permasalahan manusia termasuk dalam hal revolusi mental. Dalam penelitian ini menjadikan kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa sebagai salah satu model dalam penerapan revolusi mental.
References
Hamka, Tafsir Al-Azhar Diperkaya Dengan Pendekatan Sejarah, Sosiologi, Tasawuf, Ilmu Kalam, Sastra, dan Psikologi Jilid 5 (Jakarta: Gema Insani, 2012)
M. Faisol, Interpretasi Kisah Nabi Musa Perspektif Naratologi Al-Qur’an, SLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, Volume 11, Nomer 2, maret 2017.
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (PT.Gramedia:Jakarta, 2008)
Abd. Rozak, Revolusi Mental Bangsa Melalui Pendidikan Islam, Jurnal Saintifika Islamica Volume 2 No.1 Periode Januari - Juni 2015.
Idman dan Samsul Hidayat, Al-Qur’andan Kecerdasan Spiritual: Upaya Menyingkap Rahasia Allah Dalam Al-Qur’an, Jurnal Khatulistiwa- Journal Of Islamic Studies, Volume 1 Nomer 1 Maret 2011.
Jamilatun Ni’mah, nilai-nilai pendidikan islam dalam kisah nabi khidir dan nabi musa (Telaah Q.S al-Kahfi: 60-82).
Kementrian Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Tafsirnya Jilid IV Juz 10-11-12, (Jakarta:Lentera Abadi, 2010)
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al- Qur’an. Jakarta:Lentera Hati. 2002.
M. Yatimin Abdullah, Studi Islam Kontemporer (Jakarta: Sinar Grafika Offset, 2006)
Mohammad Dzofir, Kritik Epistemologi Ulumul Quran, (Proceeding of International Conference On Islamic Epistemology,: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 24 mei 2016.
(Sumber internet: DetikNews.com, Kompas.com, TRIBUNNEWS.com)




