PEMIKIRAN HADITS KAMARUDIN AMIN
Keywords:
Sanad, Matan, Pemikiran Kamarudin Amin, Sejarah HadistAbstract
Tulisan ini membahas pemikiran Hadist kamarudin Amin dengan menggunakan metode analisis Isnad Cum Matan, beranekaragam Isnad dan teks yang berbeda telah terbukti sebagai alat penelitian yang efektif untuk merekontruksi sejarah untuk membedakan antara riwayat yang asli dan palsu. Dengan kata lain, dalam meneliti transmisi ilmu pada masa awal Islam, analisis matan, yang membandingkan varian-varian teks, tampaknya sama pentingnya dengan analisis isnad. Berangkat dari fenomena yang lahir dari penelitian Historitas sanad hadits, ditemukanlah beberapa sanad yang kelihatan memiliki banyak rowi, namun ternyata rowi- rowi tersebut meriwayatkan dan jalurnya bertemu satu rowi, oleh karenanya Kamarudin Amin melihat hadist dari sisi yang lain untuk menggagli makna hadist baik dari sanad maupun matan untuk merekonstruksi kembali dari sejarah matan maupun sanad hingga sampai kepada rasullallah Saw.
References
Kamarudin Amin, Menguji Kembali Keakuratan Metode Kritik Hadits, Jakarta
Selatan:Hikmah, 2009
Samsudin Arif, Gugatan Orientalis Terhadap Hadits dan Gaungnya di Dunis
Islam, Jurnal al-Insan No.2, vol.1, 2005
Umi Sumbulah, Kajian Kritis Ilmu Hadits, Malang: UIN-Maliki Press, 2010
Herald Motzki, The Origin of Islamic Jurispondence Meccan Fiqh Before The
Classical Schools, Leiden: Boston Koln, 2002
Kamarudin Amin, “Book Review: The Origin of Islamic Jurisprondence, Meccan
Fiqh Before the Classical Schools”, dalam al-Jami’ah Journal of
Islamic Stadies, Vol, 41. No. 1. 2003/1424 H,
Kamarudin Amin, Mengkaji Kembali Keakuratan Metode Kritik Hadits, (Jakarta
Selatan: Hikmah, 2009
Kamarudin Amin, Menguji Kembali Keakuratan Metode Kritik Hadits, Jakarta
Selatan: Hikmah, 2009




