HERMENEUTIKA OTENTITAS HADITS M. MUSTOFA A’ZAMI
Keywords:
Mustofa A’zami, Hermeneutika, Otentitas dan Teori Projekting BackAbstract
Tulisan ini membahas Mustahfa A’zami yang selama ini mengkaji pertumbuhan dan perkembangan sanad ia menilai sanad bertentangan dengan pendapat Schalct. Sebab pengunaan sanad mulai dilaksanakan pasca wafatnya Nabi SAW, hanya saja metode ahli-ahli hadits dalam menggunakan sanad tidak sama khusunya pada masa sahabat. Dan dapat dikatakan bahwa perhatian terhadap sanad mencapai puncaknya pada akhir abad pertama. A’Zami berpandangan adanya rawi-rawi hadits dan tempat-tempat tinggal mereka yang saling berjauhan. Apabila hal tersebut ditambah umur serta tradisi mereka. Oleh karna itu teori Schalcht yang disebut “Projekting Back” (proyeksi belakang) sangat sulit dibayangkan, bahkan praktiknya juga mustahil. Jadi kalau dalam hadits umat Islam selalu membuat garis lurus dalam gambarannya, meletakkan masa lalu sebgai sumber dari masa sesudahnya. Akan tetapi, Schacht membuat pandangan yang berbeda dengan garis terbalik, yaitu masa belakangan adalah sumber dari masa lalu. Sanad masa lalu, penciitra masa lalu, rawi masa lalu, itu berasal dari masa sesudahya. Itu yang disebut teori “projekting back”, dimana semua mundur ke zaman sebelumnya, untuk melegitimasi kebenaranya.Bahkan masa sesudahnya berasal dari masa lalu, tetapi masa lalu hasil dari rekontruksi masa sesudahnya.
References
Abdul Mustakim, dkk, Kajian al-Qur’an dan Hadits Dalam
Dialektika Kontemporer, Yogyakarta: Idea Press, 2014.
Al-Makin, Antara Barat dan Timur : Batasan, Dominasi, Relasi, dan
Globalisasi, Yogyakarta: Serambi, 2015.
On Schacht’s Origin of Muhammad Jurisprudence, Oxfrod,
Claredon, 1959.
Dirasat fi al-Hadits an- Nabawiy wa Tarikh Tadwinih, Beirut: alMaktab, al-Islami 1980.
Studies in Hadith Methodology and Literature, Kuala Lumpur:
Islamic Book Trust, 2002.
Hadits Nabi dan Sejarah Kodifikasinya, Terj Ali Mustofa Ya’Qub,
Jakarta: Pustaka Firdaus, 1994.
The History of The Quarnic Text From Relevation to The
Complation: A Comparative Studi With The Old and New
Testament, Terj. DR.Anis Malik Thaha, dkk, Cet-1; Jakarta:
Gema Insani Perss, 2005.
M. Ma’shum Zein, Ilmu Memahami Hadits Nabi, Yogyakarta:
Pustaka Pesantren, 2012, Cet-1.
Komarudin Amin, Menguji Kembali Keakuratan Metode Kritik
Hadits, Bandung: Mizan, 2009.
Suryadi, Rekontruksi Metodologi Pemahaman Hadits Nabi, Esensia
Jurnal ilmu-ilmu Ushuluddin, Vol.2, 2001.
Tim Mahasiswa jurusan TH-Khusus, 07 UIN-Suka, Yang Membela
dan Menggugat Seri Pemikiran Tokoh Hadits Kontemporer, CCS
SUKA Press: Yogyakarta, 2012, Cet 2.
Umaiyatus Syarifah, Kontribusi Muhammad Musthafa A’Zami
Dalam Pemikiran Hadits (Counter atas Kritik Orientalis), Jurnal
Ulul Albab, Vol 15, No.2, 2014.




