PENAFSIRAN SURAT AL-ANFAL AYAT KE-60 MELALUI PENDEKATAN SEMIOTIKA (Aplikasi Teori Semiotika Komunikasi Roman Jakobson)
Keywords:
Surat Al-Anfal, Teori Semiotika, komunikasi, Roman JakobsonAbstract
Al-Qur’an merupakan salah satu media yang dijadikan Allah untuk berkomunikasi dengan hamba-Nya. Al-Qur’an memuat pesan-pesan yang di antaranya berupa perintah dan larangan baik secara langsung ataupun tidak langsung. Mengetahui pesan, dari siapa dan untuk siapa merupakan salah satu cara untuk memahami makna yang terkandung dalam pesan itu sendiri. Melalui pendekatan teori semiotika komunikasi, penulis mencoba menguraikan makna pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-Anfal, ayat ke-60. Kesimpulan dari artikel ini menyatakan bahwa dalam Al-Anfal ayat ke-60, Allah menyampaikan konsep bernegara, yaitu konsep menjaga kedaulatan dan keutuhan negara sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan bagi semua warganya. Di samping itu juga Islam lebih menganjurkan pertahanan dari pada melakukan invansi dan itulah konsep perdamaian yang sempurna.
References
Abu Al-Fida’ Ibnu Katsir. Tafsir Al-Qur’an Al-’Azhim. Dar Thaybah, 1999.
Abu Daud, Sulaiman Bin Asy’asy As-Sajistani. Sunan Abi Daud. Bairut:
Maktabah Al-Ashriyah, t.t.
Abu Ja’far Ath-Thabari. Jami’ Al-Bayan Fi Ta’wil Al-Qur’an. Muassash ArRisalah, 2000.
Al-Jawi Al-Bantani, Muhammad Umar Nawawi. Maroh Labid Li Kasfy Ma’ani
Al-Qur’an Al-Majid. 1 ed. Bairut: Dar Al-Kutub Al-’Ilmiyah, 1417.
Al-Mubarokfuri, Shofiyurrahman. Ar-Rohiq Al-Makhtum. Bairut: Dar Al-Hilal,
t.t.
Ar-Rozi, Abu Abdillah Muhammad Bin Umar. Mafatih Al-Ghaib. Bairut: Dar
Ihya’ At-Turats Al-Arobi, 1420.
As-Sa’di, Abdurrahman Bin Nashir. Al-Qowa’id Al-Hisan Li Tafsir Al-Qur’an. 1
ed. Riyadh: Maktab Ar-Rusyd, 1999.
As-Suyuthi, Abdurrahman Bin Abi Bakr. Al-Itqon Fi Ulum Al-Qur’an. Mesir: AlHai’ah Al-Mishriyah Al-’Ammah Lil Kitab, 1974.
Asy-Syaukani, Muhammad Bin Ali. Fath Al-Qodir. Bairut: Dar Kalm AthThoyib, 1414.
Budiono, Arif. “Penafsiran Al-Qur’an Melalui Pendekatan Semiotika Dan
Antropologi (Telaah Pemikiran Muhammad Arkoun).” MIYAH : Jurnal
Studi Islam 11, no. 2 (25 Februari 2017): 281–306.
Ibn Al-Manzhur, Muhammad bin Mukrom. Lisan Al-Arob. Bairut: Dar Shodir,
1414.
Ibnu Hajar Al-Asqolani, Ahmad Bin Ali. Fath Al-Bari Syarh Shahih Al-Bukhari.
Bairut: Dar Al-Ma’rifah, 1379.
Muslim Bin Hajjah, An-Naisaburi. Shahih Muslim. Bairut: Dar Ihya’ At-Turots
Al-Arobi, t.t.
Muzakki, Akhmad. “Kontribusi Semiotika dalam Memahami Bahasa al-Quran.”
ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 4, no. 1 (2 September 2009): 35–48.
https://doi.org/10.15642/islamica.2009.4.1.35-48.
Sartini, Ni Wayan. “Tinjauan Teoritik tentang Semiotik,” t.t., 8.
Sobur, Alex. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2006.
Thanthawi, Muhammad Sayyid. At-Tafsir Al-Washit Li Al-Qur’an Al-Karim. 1 ed.
Kairo: Dar An-Nahdhah, 1997.
Wildan Taufiq. Semiotika: untuk Kajian Sastra dan Al-Qur’an. Bandung: Yrama
Widya, 2016.
Zamzami, Mukhammad. “Revolusi al-Qu’ran Jamâl al-Bannâ sebagai Arah Baru
Metodologi Studi Islam.” MUTAWATIR 5 (10 September 2015): 20.




