MODERATION IN UNDERSTANDING HADITH ABOUT RELIGIOUS EXTREMISM FROM THE PERSPECTIVE OF YUSUF QARDHAWI
Keywords:
Moderation, hadith, Yusuf QardhawiAbstract
It is important to know the hadith as an explanation of the Qur'an and to understand the hadith in a moderate way to get a complete and not excessive understanding, so that it is far from extreme practices and there are no fault in understanding the text of the hadith that is used as a guide so that it is necessary to carry out an analysis in various ways. approach in understanding a hadith, this paper aims to understand the hadith about religious extremes using Yusuf Qardhawi's perspective of moderation reasoning. The method used is the approach and reasoning analysis of Yusuf Qardhawi in understanding the hadith in a moderate manner so that it can be concluded that the hadith about religious extremes is in accordance with the instructions of the Qur'an and there are no verses of the Qur'an that contradict the hadith, as well as several There is no contradiction in the themes of the hadith, so there is no need to merge or interpret. It is also very important to look at the background of the descent of a hadith, such as in extreme religious traditions where asbabul wurud is prohibited even if it is limited to taking the jumrah stone, which indicates that excessive and even extreme actions are prohibited, this is in accordance with the principles of religious moderation according to Yusuf Qardhawi, namely: implement a moderate attitude that is between extreme movements and fundamentalism.
References
‘Abdullah Muhammad ibn Isma’il Al-Bukhari, Abi Al-Jami’ Al-Shahih,juz 1,
nomor indeks 39, Al-Qahirah: Al-Matba’ah al-Salafiyah, 1400 H.
Afroni, Sihabuddin “Makna Ghuluw dalam Islam: Benih Ekstremisme Beragama”
Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya jakarta, 1, 1 Januari
2016: 70-85.
Agama RI, Departemen Alquran dan Terjemahannya Special for Women Bandung:
Sygma Examedia Arkanleema, 2009
________, Kementrian Moderasi Beragama Jakarta: Badan Litbang dan Diklat
Kementrian Agama RI, 2019.
Al-Imam al-hafid Abi Al-Husain Muslim ibn Hajjaj Al-Qasyairi AlNaisaburi,Shahih Muslim, juz 1, nomor indeks 866, Riyad: Dar
tayyibah, 1426 H.
al-Qardhawi, Yusuf Kaifa nata’a>mal al-Sunnah al-Nabawiyah Mesir: dar alSyuruq. 2002.
Ardiansyah, “Islam Wasa}tiyah dalam Perspektif Hadis: dari Konsep Menuju
Aplikasi” Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis Volume 6, Nomor
2, Desember 2016.
Fahri, Mohamad dan Ahmad Zainuri “Moderasi Beragama di Indonesia” Intizar
Vol. 25, No. 2, Desember 2019.
Fauzan, Achmad “Ghuluw (Sikap Berlebihan dalam Agama): Sebuah Kajian atas
QS. Al-Nisa’/4 ayat 171 dan QS. Al-Ma’idah/5 ayat 77”skripsi Tafsir
Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Syarif Hidayatullah.
Fauziyah, Ririn “Pemikiran Yusuf Qardhawi Mengenai Zakat Saham dan Obligasi”
Skripsi Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah, UIN
Maulana Malik Ibrahim, Malang, 2010.
Hermawan, Adik “I’jaz al-Qur’an dalam pemikiran Yusuf al-Qardhawi” Jurnal
Madaniyah Volume 2 Edisi XI Agustus 2016.
Jum’ah, Ali Bukan Bid’ah Menimbang Jalan Pikiran Orang-Orang yang Bersikap
Keras dalam Beragama ter. Baba Salem Tanggerang selatan: Lentera
Hati, 2014.
Khalilurrahman, M. “Syaikh Yusuf Qardhawi: Guru Umat Islam Pada Masanya”
Jurisdictie, Jurnal Hukum dan Syariah volume 2, Nomor 1, Juni 2011.
latifah Dalimunthe, Nurul “Hukum Qasidariyyah didalam Masjid Menurut Ibn
Taimiyah dan Yusuf qardhawi (Studi Kasusu di Kecamatan Lubuk
Pakam Kabupaten Deli Serdang)” Skripsi jurusan perbandingan Mazhab,
Fakultas Syari’ah dan Hukum, UIN Sumatera Utara Medan, 2018.
Qardhawi, Yusuf al-Shahwah al-Islamiyah baina al-Juhud wa al-Tatharruf Qatar:
Kitab al-Ummah, 1406 H.
________, Yusuf bagaimana memahami hadis nabi saw ter. Muhammad al-Baqir
Bandung: karisma, 1993.
________, Yusuf Islam Ekstrem Analisis dan Pemecahannya ter. Alwi A.M.
Bandung: Mizan, 1985.
________, Yusuf Minoritas Non Muslim didalam Masyarakat Islam ter.
Muhammad Baqir Bandung: Karisma, 1994.
________, Yusuf Prioritas Gerakan Islam ter. A. Najiyulloh Jakarta: Al-Ishlahy
Press, 1993.
Rana, Mohamad “Reinterpretasi Makna Jihad (Studi Pemikiran Yusuf Qardhawi)”
Inklusif Vol 2. No. 1 Juni 2017.
Rauf Muhammad Amin, Abd. “Prinsip dan Fenomena Moderasi Islam Dalam
Tradisi Hukum Islam” jurnal Al-Qalam Volume 20, Edisi Khusus
Desember 2014.
Rianita Sari, Depi “Pemikiran Yusuf Qardhawi Tentang Pajak (Dharibah)” Skripsi
jurusan Mu’amalah, fakultas Syari’ah dan Hukum, UIN Sultan Syarif
Kasim Riau, 2010.
Rizal Ahyar Mussafa, “Konsep Nilai-Nilai Moderasi dalam Al-Qur’an dan
Implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam (Analisis al-Qur’an
Surat al-Baqarah 143)” Skripsi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
UIN Walisongo Semarang, 2018.
S}ifa’u al-dhawi Ahmad al-‘adawi Ihda>’u al-Daiba>jati bi Syarah Sunan Ibn
Majah Maktabah darul Yaqin.
Shihabz M. Quraish Wasathiyah, Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama
Tanggerang Selatan: Lentera Hati, 2020.
Widodo, Priyantoro dan Karnawati “Moderasi Agama dan Pemahaman
Radikalisme di Indonesia” PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan
Agama Kristen Volume 15, Nomor 2, Oktober 2019.
Yustisi Yurista, Dina “Prinsip Keadilan dalam Kewajiban Pajak dan Zakat Menurut
Yusuf Qardhawi” Ulul Albab Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam
vol. 1, No. 1, Oktober 2017.
Zulkifli, Rakhmawati “Moderasi Pemahaman Hadis dalam Hukum Islam Menurut
al-Qardhawi” el-Buhuth Volume 1, No. 1, 2018




