AL-I’TIZᾹLᾹT DALAM TAFSIR ANWᾹR AL-TANZῙL WA ASRĀR AL-TA’WĪL KARYA AL-BAIḌAWI

Authors

  • Syamsul Wathani Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Kamal NW Kembang Kerang Penulis

Keywords:

Tafsir, Ideologi, al-Baiḍawiy, Mu’tazilah, Ayat Eskatologis

Abstract

Penafsiran al-Qur’an menampakkan kontestasi ideologi oleh para mufassirnya, sebagaimana yang terjadi di era afirmatif perjalanan tafsir al-Qur’an. Kontestasi ini dirasakan secara lansung maupun tidak lansung berupa keterpengaruhan intelektual. Artikel ini membuktikan tesis tersebut, dengan menemukan adanya beberapa ajaran kemu’tazilahan (I’tizālāt) dalam tafsir Anwār al-Tanzīl karya al-Baiḍāwi yang notabene nya seorang sunni. al-Baiḍāwi menawarkan penafsiran seperti mu’tazilah dalam memahami ayat eskatologis semisal: azab kubur, bertemu Tuhan dll. Dalam analisis tafsirnya, al-Baiḍāwi terlihat memiliki kekaguman kepada sosok al-Zamakhshariy, sehingga membuat analisis tafsirnya seolah mengandung atau meng-iyakan ajaran/ faham mu’tazilah (I’tizālāt). 

References

Al-Qur’an al-Karim

Al-Baidawi. Anwār al-Tanzīl wa Asrār al-Ta’wīl, Jeddah: Haramain.

t.t.

Husain al-Zahabi, Al-Tafsīr wa al-Mufassirūn, Maktabah Mush’ab bin

Amir al-Islamiyah, 2004.

Mahmūd Ibn ‘Umar al-Zamakhshariy, al-Kashshāf ‘an haqā’iq alTanzīl wa ‘Uyūni al-‘Aqā’il fī Wujūh al-Ta’wīl, Beirut: Dār alKutub al-‘Ilmiyyah, 1415 H./1995 M. Juz I, II, III dan IV.

Abdul Jalal, Urgensi Tafsir Maudhu’i pada Masa Kini, Jakarta: Kalam

Mulia. 1990.

Haji Khalifah, Kashf al-Ẓunūn, Beirut: Dār al-Fikr, 1994.

Syamsuddin Muhammad, Tabaqāt al-Mufassirīn Juz I. Beirut: Dār

al-Kutub al-‘Ilmiyah. 1983

Muhammad Yusuf, dkk., Studi Kitab Tafsir: Menyuarakan Teks yang

Bisu. Yogyakarta: Teras, 2004

Published

2018-06-30