TAFSIR IBN KATSIR: METODE DAN BENTUK PENAFSIRANNYA
Keywords:
Metode, Bentuk Penafsiran, IsrailyatAbstract
Ibnu Katsir muncul atau masuk dalam abad pertengahan (abad ke-8 H/abad ke-15 M), akan tetapi jika dilihat dari sisi metode dan bentuk tafsir nya. Ibnu Katsir berada dalam posisi “tengah-tengah”, artinya dari sisi bentuk ia berada dalam posisi klasik karena menggunakan bentuk tafsir bil ma’tsūr, sedangkan jika dilihat dari sisi metode Ibnu Katsir berada di posisi era pertengahan dengan menggunakan metode tahlili, dimana metode ini belum dilakukan ketika era klasik
References
M. Quraish Shihab, Kaidah Tafsir “Syarat, ketentuan, dan Aturan yang
Patut anda ketahui dalam memahami ayat-ayat al-Qur’an.
Ciputat: Lentera Hati, 2013
Rosihon Anwar, Melacak Unsur-unsur Israiliyat dalam Tafsir AthThobari dan Tafsir Ibnu Katsir, Bandung: Pustaka Setia, 1999
Dedi Nurhaedi dkk, Studi Kitab Tafsir, Yogyakarta: Teras, 2004
Saiful Amin Ghofur, Mozaik Mufassir al-Qur’an (dari Klasik Hingga
Kontemporer), Yogyakarta: Kaukaba, 2013
Muhammad Husain Al-Zahabi, Tafsīr wal mufassirūn Juz 1, Kairo:
Maktabah Wahbah, 2000
Abu al-Fida’ Isma’il Ibn Umar Ibn Katsir al-Quraisy al Dimasyqy,
Tafsīr al-Qur’ān al-Adzīm, (Dar al-Tayyibah: tt)
Abdul Mustaqim, Dinamika Sejarah tafsir al-Qur’an “Studi Aliranaliran Tafsir dari Periode Klasik, Pertengahan Hingga
Modern-Kontemporer”, Yogyakarta: Ponpes LSQ kerja sama
Adab Press, 2012
Abdul Mustaqim, Epistemologi tafsir Kontemporer, Yogyakarta:
LKIS, 20012
Harun Nasution, Teologi Islam Jakarta: UI Press, 2010
Nasharuddin Baidan, Metode Penafsiran al-Qur’an “Kajian Kritis
terhadap Ayat-ayat yang Beredaksi Mirip”, Yogyakarta: Pustaka
Pelajar, 2011
Mani’ Abd Halim Mahmud, Manhā j al-Mufassirīn terj. Syahdianor
dan Faisal Saleh, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003
Abu al-Fida’ Isma’il Ibn Umar Ibn Katsir al-Quraisy al Dimasyqy,
Tafsīr al-Qur’ān al-Adzīm terj. Salim Bahreisy dan Said
Bahreisy ttp: tp,
Samsul Bahri dkk, Metodologi Studi Tafsir, Yogyakarta: Teras, 2010




