UNSUR-UNSUR ISYARY DALAM SEBUAH TAFSIR NUSANTARA: Telaah Analitis Tafsir Faid al-Rahman Karya Kiai Sholeh Darat
Keywords:
Isyary, Faid al-Rahman, Tafsir Nusantara, Kiai Sholeh DaratAbstract
Penelitian ini membahas tentang unsur-unsur isyary dalam sebuah tafsir Nusantara: Telaah analistis Tafsir Faid al-Rahman karya Kiai Sholeh Darat. Kiai Sholeh Darat merupakan tokoh ulama’ tasawuf yang muncul akhir abad 19 yang melahirkan karya tafsir dengan menggunakan bahasa Jawa (Arab pegon). Terlihat sangat kentara terdapat nuansa isyary ketika menafsirkan ayat al-Qur’an. Unsur isyary dalam penafsirannya dapat memperkaya khazanah tafsir Nusantara. Dalam penelitian ini ada tiga permasalahan penting terkait tema di atas, pertama, adakah unsur-unsur isyary dalam penafsiran Kiai Sholeh Darat. Kedua, manakah contohcontoh unsur-unsur isyary yang terdapat dalam tafsir Faid alRahman. Dan ketiga, apa kontribusi dan relevansinya dalam khazanah tafsir Nusantara. Dengan menggunakan pendekatan historis dan metodologi tafsir akan dijelaskan bahwa dalam sebuah karya tafsir Nusantara ini memiliki nuansa unsurunsur isyary ketika Kiai Sholeh Darat menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. Tentunya penafsiran ini tidak lepas dari mufasirnya sendiri yang memiliki keterpengaruhan tokoh-tokoh tasawuf dalam karya-karya tulisannya. Maka dari penelitian ini dapat disimpulkan, Pertama, di dalam penafsirannya terdapat unsur-unsur isyary, hal ini nampak ketika menafsirkan ayat al-Qur’an dengan nuansa tasawufnya atau sufi. Kedua, ditampilkan contoh-contohnya dengan nuansa isyary dan sosio-kultural, misalnya tentang kerusakan bumi, iman, dan sholat. Ketiga, kontribusinya bisa memberikan kekayaan warna atau corak tafsir dan solusi terkait ketika ada problemproblem sosial di Nusantara, seperti, adanya perbaikan jalan raya, membuka lapangan pekerjaan, dan lain-lainnya
References
M. Masrur, Kyai Sholeh Darat, Tafsir Faid al-Rahman dan RA. Kartini,
jurnal At-Taqaddum, Vol. 4, No. 1, Juli 2012.
Muhammad Nur Kholis Setiawan, Tafsir al-Qur’an dalam konteks
keIndonesiaan dengan pola pendekatan Tematik Kombinatif,
Buku Pidato pengukuhan Guru Besar UIN-Suka 2012.
Islah Gusmian, Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika hingga
Ideologi, (LkiS: Yogyakarta, 2013).
M. Quraish Shihab, Kidah Tafsir, (Tangerang: Lentera Hati, 2013), cet.
2.
Ghazali Munir, Warisan Intelektual Islam Jawa: DalamPemikiran
Kalam Muhammad Shalih al-Samarani, (Semarang: Walisongo
Press, 2008).
Biografi KH. Sholeh Darat dalam Syarkh al-Hikam, Shahifa, 2016.
A. Aziz Masyhuri, 99 Kiai Kharismatik Indonesia Biografi,
Perjuangan, Ajaran, dan Doa-doa Utama yang Diwariskan,
(Kutub:Yogyakarta, 2008).
Ghazali Munir, Warisan Intelektual Islam Jawa: Dalam Pemikiran
Kalam Muhammad Shalih as-Samarani,(Walisongo
Press:Semarang, 2008).
Salah seorang cucu KH. Mutamamakkin dan kepada beliau KH.
Sholeh Darat belajar beberapa kitab diantaranya Fath al-Qarib,
Fath al-Mu’in, Minhaj al-Qawim, Syarh Khatib, dan Fath alWahhab. Biografi KH. Sholeh Darat dalam Syarkh al-Hikam,
Shahifa,2016.
M. Masrur, Kyai Sholeh Darat, Tafsir Faid al-Rahman dan RA. Kartini,
jurnal At-Taqaddum, Vol. 4, No. 1, Juli 2012.
Biografi KH. Sholeh Darat dalam Syarkh al-Hikam, Shahifa, 2016.
Peter Riidle, Islam and The Malay-Indonesia World, Transmission
and Responses, (Honolulu: University of Hawai’i Press, 2001),
dalam Islah Gusmian, Bahasa dan Aksara Tafsir al-Qur’an di
Indonesia, Jurnal Tsaqofah, Vol. 6, No. 1, April 2010.
A.H. John, “Malay Sufism as Illustrated in an Anonymous collection
of XVII th Century Tracts”, JMBRAS, 1957, dalam Denys
Lombard, Kerajaan Aceh: Zaman, h. 222. Dalam M. Nurdin
Zuhdi, Pasaraya Tafsir al-Qur’an di Indonesia....
Islah Gusmian, Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika hingga
Ideologi, (Yogyakarta: LkIs, 2013)
Muhammad Shaleh ibnu Umar al-Samarani, Tafsir Faid al-Rahman fi
Tarjamah Tafsir Kalam Malik ad-Dayyan, Juz 1.
HM. Muchoyyar, KH. Muhammad Shaleh al-Samarani : Studi Tatsir
Faid ar-Rahman,Disertasi, tidak diterbitkan,(Jogjakarta : IAIN
Sunan kalijaga, 2000).
Diskusi tentang “epistimologi Tafsir Faid al-Rahman karya Kiai Shaleh
Darat”, dengan anak SQH-Non Reguler, nama Mochamad
Tholib Khoiril Waro. Tanggal 3 April 2016. Lihat juga Makalah
Mochamad Tholib Khoiril Waro, “epistimologi Tafsir Faid alRahman karya Kiai Shaleh Darat.”
Imam Muslim, Shahih Muslim Kitab al-Birru wa al-Sillah wa al-Adab
bab Tahrimu zulmi muslim, no. 4651 CD-Room Maktabah
Syamilah.
KH. Shaleh Darat, Kitab Munjiyat, Semarang: Thaha Putra, 1422.
Abdul Mustaqim, Epistimologi Khazanah Tafsir Jawa: Studi Kritis atas
Tafsir Faidl al-Rahman Karya Kiai Sholeh Darat, Ringkasan
Riset (Belum dipublikasikan: UIN-SUKA, 2016).




